NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nunukan, Arpiah, mendorong penguatan kompetensi dai dan daiyah di Kabupaten Nunukan melalui kegiatan workshop yang digelar oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Arpiah hadir sebagai pemateri dalam Workshop Penguatan Kompetensi Dai dan Daiyah yang bertujuan meningkatkan kapasitas para pendakwah agar mampu menyampaikan pesan keagamaan secara lebih efektif, relevan, dan sesuai dengan tantangan masyarakat saat ini.
Dalam pemaparannya, Arpiah menekankan bahwa dai dan daiyah memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membina akhlak, memperkuat keimanan, serta menjaga persatuan umat. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi keilmuan, komunikasi, dan pemahaman sosial menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.
“Dai dan daiyah bukan hanya menyampaikan ceramah, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat. Mereka harus terus meningkatkan kapasitas diri agar dakwah yang disampaikan mampu memberikan solusi atas persoalan umat,” ujar Arpiah.
Ia juga mengapresiasi inisiatif PKS yang secara konsisten menggelar kegiatan pembinaan dan pelatihan bagi kader maupun masyarakat umum, khususnya di bidang keagamaan.
Menurutnya, kegiatan semacam ini sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan memiliki fondasi spiritual yang kuat, terutama di wilayah perbatasan seperti Nunukan.
Workshop tersebut diikuti oleh para dai dan daiyah dari berbagai kecamatan. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif serta berbagi pengalaman terkait metode dakwah yang efektif dan kontekstual.
Diharapkan, melalui workshop ini para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam aktivitas dakwah sehari-hari, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembinaan umat dan pembangunan daerah.





