Warga Harpakan Nasib BPJS dan Beasiswa Diperjuangkan DPRD Kaltara

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, KALTARA– Sejumlah warga Kota Tarakan menitipkan aspirasi penting terkait BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Beasiswa Kaltara saat reses yang digelar oleh Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Syamsuddin Arfah, baru-baru ini.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan kekhawatiran terkait kepesertaan BPJS bagi masyarakat kurang mampu, khususnya mereka yang sedang sakit berat tetapi belum terdaftar. Aspirasi kedua datang dari generasi muda yang meminta agar anggaran beasiswa Kaltara tidak dipangkas sehingga tetap bisa dinikmati mahasiswa berprestasi maupun kurang mampu di seluruh provinsi.

Selain itu, beberapa ibu rumah tangga juga menyoroti kebutuhan dukungan untuk UMKM dan ekonomi keluarga, terutama di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang terbatas.

Menanggapi aspirasi tersebut, Syamsuddin Arfah menyatakan akan menindaklanjuti secara konkret. Ia memastikan pihaknya telah mencatat warga yang membutuhkan BPJS segera dimasukkan dalam daftar PBI bulan ini, serta akan mendorong agar alokasi anggaran beasiswa dikembalikan ke angka semula sebesar Rp15 miliar.

“Masalah BPJS dan beasiswa bukan sekadar angka. Ini soal kesehatan, pendidikan, dan masa depan generasi muda Kaltara. Kita akan kawal sampai terealisasi,” tegas Syamsuddin, Pada Minggu (15/2/2026)

Kegiatan reses ini menjadi sarana penting bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan langsung kepada wakil rakyat, sekaligus memastikan bahwa program jaminan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat tetap berjalan dan tepat sasaran.(Adv)