Diklat Pemberdayaan Masyarakat Basic Safety Training dan Surat Keterangan Kecakapan Resmi Ditutup

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Juni Mardiansyah.AP menutup secara resmi  Diklat pemberdayaan masyarakat (DPM) Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST KLM) dan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 MIL, bertempat di Ruang Serbaguna  Lantai V Kantor Bupati Nunukan.Jum’at (10/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung 6 April sampai 10 April  diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan dan Politeknik Pelayaran Barombong. Tampak turut  hadiri Kepala Dinas Perhubungan Kab.Nunukan, Kepala KSOP Nunukan dan Staf ahli Bupati Nunukan.

There is no gallery selected or the gallery was deleted.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Juni Mardiansyah, Bupati mengatakan bahwa hal ini adalah sebuah momentum penting untuk membangun SDM unggul di bidang kelautan dan pelayaran tak lepas dari peran vital perairan di Kzbupaten Nunukan sebagai tulang punggung ekonomi daerah di kabupaten Nunukan.

BST (basic safety training) dan SKK (specialized knowledge course) ini merupakan hasil kolaborasi erat antara dinas perhubungan kabupaten Nunukan dan Politeknik Pelayaran Barombong Makassar. Pelatihan sepanjang 60 mil ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat komitmen daerah kami dalam mendukung industri maritim nasional.

Diklat BST dan SKK telah menunjukkan dampak positif yang nyata. peserta, mayoritas pemuda lokal dari Nunukan yang telah menyelesaikan modul-modul dasar seperti pengelolaan darurat kapal, navigasi dasar, dan manajemen risiko maritim. Ini adalah langkah maju menuju SDM maritim berkualitas tinggi, sesuai visi pembangunan berkelanjutan di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.

Melalui pelatihan bersama ini, diharapkan peserta belajar adaptasi cepat, seperti simulasi evakuasi di lautan lepas atau penggunaan alat keselamatan modern. para peserta siap menjadi operator kapal dan petugas keselamatan profesional.

Pada lesempatan ini, Ir.Rukmini. ST,.MT, IPM Wakil Direktur Politeknik Pelayaran Barombong Makassar dalam kesempatannya menyampaikan kebanggaannya karena  hibgga di sesi penutupan para peserta diklat pemberdayaan masyarakat masih setia tetap 100 orang.

“Profesi sehari-hari ini tidak bisa disepelekan, yang namanya keselamatan saya kira bapak sekalian berangkat dari rumah dengan harapan kembali ke rumah juga dalam kondisi tidak kurang suatu apapun, selamat tiba berkumpul dengan keluarga”ucapnya.

Lanjut Rukmini menyampaikan bahwa  Politeknik Pelayaran Barombong hadir menjalankan salah satu fungsi perguruan tinggi,  tidak hanya besar di kampus tetapi juga berbaur di masyarakat.

Dirinya berharap kegiatan ini tidak hanya selesai sampai disini saja, namun  bisa terus berlanjut. “Apa yang disampaikan, ilmu-ilmu yang kami harapkan bagi yang membawa Speed , yang membawa kapal baik itu di laut maupun di sungai,  utamakanlah ilmu-ilmu itu, karena sertifikat itu cuma sebagai syarat saja”, tambahnya. (Adv)