Kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi antara pendamping Kementerian Koperasi melalui Business Assistant (BA), Andi Hartati, bersama Dinas Perikanan setempat. Pendampingan ini juga melibatkan pengurus Koperasi Desa Merah Putih Tanjung Karang.
Dalam kegiatan tersebut, Andi Hartati menjelaskan konsep dasar KDMP sebagai wadah ekonomi berbasis gotong royong yang bertujuan memperkuat kesejahteraan masyarakat desa, khususnya nelayan. Ia menekankan bahwa koperasi dapat menjadi solusi dalam membuka akses permodalan, penyediaan sarana melaut, hingga pengembangan usaha perikanan.
“Koperasi bukan hanya tempat simpan pinjam, tetapi juga wadah untuk memperkuat ekonomi bersama,” ujarnya dalam sosialisasi.
Respons positif langsung terlihat dari para nelayan. Usai kegiatan, sejumlah anggota Kelompok Nelayan Jaya menyatakan minatnya untuk bergabung menjadi anggota koperasi. Bahkan, sebagian di antaranya langsung mendaftar serta membayar simpanan pokok, sementara simpanan wajib akan dicicil melalui Koperasi Desa Merah Putih Tanjung Harapan.
Dinas Perikanan turut memberikan pemaparan terkait manfaat dan mekanisme koperasi, serta peluang pengembangan usaha yang dapat dimanfaatkan oleh nelayan. Selain itu, disampaikan pula program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, yakni Program Kampung Nelayan Merah Putih, yang diharapkan dapat bersinergi dengan keberadaan koperasi.
Kelompok Nelayan Jaya menyambut baik kegiatan ini dan berharap adanya pendampingan berkelanjutan. Mereka optimistis koperasi dapat menjadi motor penggerak peningkatan pendapatan dan kesejahteraan nelayan penangkap udang di wilayah tersebut.
Dengan meningkatnya kesadaran nelayan terhadap pentingnya koperasi, diharapkan KDMP mampu berkembang menjadi pilar ekonomi desa yang kuat dan berkelanjutan di kawasan Sebatik.(Adv)





