Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Daerah Melalui Pawai Budaya HUT ke-27 Nunukan

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Bupati Nunukan Irwan Sabri, bersama Wakil Bupati Hermanus,  melepas peserta Pawai Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan Tahun 2026, Sabtu (10/10/2026).

Pawai budaya yang mengambil titik awal di kawasan Pelabuhan Tunon Taka dan berakhir di Paras Perbatasan ini berlangsung meriah dengan melibatkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, kategori umum hingga kendaraan hias yang menampilkan beragam kekayaan budaya Nusantara.

There is no gallery selected or the gallery was deleted.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan hari jadi Kabupaten Nunukan sekaligus sarana untuk memperkenalkan keberagaman budaya, menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan leluhur, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Nunukan Irwan Sabri mengajak seluruh masyarakat untuk terus berkreasi, menghasilkan karya, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah demi mewujudkan Kabupaten Nunukan yang semakin maju.

Menurutnya, Pawai Budaya tidak hanya menjadi kegiatan untuk memeriahkan hari jadi daerah, tetapi juga merupakan wadah untuk menunjukkan identitas dan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Nunukan.

“Ini bukan sekadar kegiatan untuk memeriahkan ulang tahun daerah, tetapi menjadi panggung untuk menunjukkan jati diri Kabupaten Nunukan. Kita memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, mulai dari bahasa, adat istiadat, kesenian hingga tradisi. Semua itu merupakan warisan berharga yang harus kita jaga dan kenalkan kepada generasi berikutnya,” ujar Irwan.

Ia menegaskan, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Budaya tidak cukup hanya dikenang, tetapi perlu dihidupkan melalui berbagai kegiatan, diperkenalkan kepada generasi muda, dan diwariskan agar tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus dihidupkan, dilestarikan, dan diwariskan. Jika kita tidak mengenal budaya sendiri, kita bisa kehilangan jati diri,” tegasnya.

Bupati Irwan  juga memberikan perhatian khusus terhadap peran generasi muda dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah. Ia berharap generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil bagian sebagai pelaku dan penerus kebudayaan.

“Saya berharap generasi muda Nunukan tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku dan penerus budaya kita. Kenali tradisi sendiri, bangga dengan karya daerah, dan jangan malu menunjukkan identitas budaya Kabupaten Nunukan,” pesannya.

Lebih lanjut, Irwan mengajak seluruh masyarakat menjadikan keberagaman budaya sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan dan mendukung pembangunan daerah. Perbedaan budaya dan tradisi, menurutnya, merupakan kekayaan yang harus dijaga dalam semangat kebersamaan sebagai masyarakat Kabupaten Nunukan.

“Mari kita jadikan keragaman budaya sebagai kekuatan. Berbeda budaya, berbeda tradisi, tetapi kita tetap satu sebagai masyarakat Kabupaten Nunukan,” ajaknya.

Melalui pelaksanaan Pawai Budaya HUT ke-27 Kabupaten Nunukan ini, diharapkan tumbuh semangat masyarakat untuk terus melestarikan budaya, mengembangkan kreativitas, serta memperkuat rasa bangga terhadap identitas daerah.

Pemerintah Kabupaten Nunukan juga berharap momentum perayaan hari jadi ini dapat mempererat persatuan di tengah keberagaman sekaligus mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Nunukan yang maju, harmonis, dan berdaya saing.(Adv)