NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur dan Utara, Yan Rusmanto, bersama jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat di wilayah Semengkadu, Kabupaten Nunukan, Rabu (15/10/2026).
Kegiatan bakti sosial yang berlangsung di Masjid Al-Jafar tersebut menjadi bentuk kepedulian jajaran Pemasyarakatan dalam membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara lembaga pemasyarakatan dan lingkungan sekitar.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh Yan Rusmanto bersama Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan. Bantuan yang diberikan berupa beras dan sejumlah kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.
Pemilihan Masjid Al-Jafar sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri. Masjid tersebut sebelumnya direnovasi dengan melibatkan warga binaan Lapas Nunukan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus bentuk kontribusi positif kepada masyarakat.
Yan Rusmanto mengatakan, pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan di dalam lembaga pemasyarakatan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemasyarakatan harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Hari ini kita tidak hanya berbagi bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga melihat bukti bahwa warga binaan mampu memberikan kontribusi positif melalui keterampilan dan tenaga mereka dalam renovasi Masjid Al-Jafar,” ujar Yan.
Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan menjadi bagian dari semangat pemasyarakatan yang terus dikembangkan.
Sementara itu, Kalapas Nunukan Donny Setiawan menjelaskan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan kelanjutan dari semangat pengabdian yang sebelumnya diwujudkan melalui keterlibatan warga binaan dalam renovasi Masjid Al-Jafar.
Ia berharap, pembinaan di Lapas Nunukan tidak hanya mendorong perubahan perilaku warga binaan, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang dapat menghasilkan karya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Masjid Al-Jafar menjadi salah satu bukti nyata bahwa proses pembinaan di Lapas Nunukan tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan, tetapi juga diarahkan agar mereka mampu menghasilkan karya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Donny.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan ini, Lapas Nunukan menegaskan komitmennya mendukung semangat “Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat” melalui program pembinaan yang tidak hanya memberikan bekal bagi warga binaan, tetapi juga menghadirkan dampak positif bagi masyarakat luas.





