NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Ketua Umum Federasi Airsoft Indonesia (FAI), Dr. Yanuaris Frans, S.H., M.H., M.Fil., mengapresiasi Kabupaten Nunukan yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen airsoft berskala nasional dan internasional melalui Border Airsoft Tournament (BEAST) 2026.
Menurut Yanuaris, penyelenggaraan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pegiat olahraga airsoft, tetapi juga berpotensi menjadi acuan pengembangan format pertandingan di berbagai daerah di Indonesia.
Apresiasi itu disampaikan Yanuaris saat menghadiri CQB Tournament 3on3 BEAST 2026 yang digelar Federasi Airsoft Indonesia (FAI) Kabupaten Nunukan di Stadion Sei Bilal, Kabupaten Nunukan, pada 17–18 Oktober 2026.
Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian Sport Festival 2026 yang diselenggarakan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Nunukan. Sebanyak 22 tim ambil bagian dalam kompetisi yang memperebutkan total hadiah Rp50 juta.
Para peserta terbagi dalam dua kelas pertandingan, yakni Automatic Electric Gun (AEG) yang diikuti 16 tim dan kelas Mathilda dengan enam tim peserta.
Ketua Umum FAI, Yanuaris Frans, mengatakan penyelenggaraan BEAST 2026 menunjukkan bahwa wilayah perbatasan juga memiliki peluang untuk berkontribusi dalam pengembangan olahraga airsoft di tingkat nasional.
“Hari ini kita dapat melaksanakan pertandingan airsoft berskala nasional dan internasional. Format pertandingan yang dilaksanakan di Kabupaten Nunukan ini akan kita terapkan di seluruh daerah di Indonesia. Kita akan menyusun lapangan pertandingan seperti yang ada di Nunukan,” ujar Yanuaris.
Ia menilai, posisi geografis Nunukan yang berada di wilayah utara Indonesia dan berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, bukan menjadi penghalang untuk mengembangkan olahraga masyarakat. Sebaliknya, penyelenggaraan turnamen tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah melalui kegiatan olahraga.
“Memang Nunukan ada di ujung Indonesia, tetapi saya yakin dalam mengembangkan olahraga airsoft, Nunukanlah yang terdepan. Ini yang harus kita banggakan,” katanya.
Yanuaris juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan dan KORMI Kabupaten Nunukan yang telah mendukung pengembangan Induk Organisasi Olahraga (Inorga) FAI di daerah.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan organisasi olahraga masyarakat sangat penting untuk memperluas partisipasi masyarakat, meningkatkan kualitas pembinaan pegiat olahraga, serta mendorong penyelenggaraan kompetisi yang lebih terarah.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak masyarakat mengenal olahraga airsoft sebagai aktivitas yang mengedepankan kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan sportivitas.
Tekankan Sportivitas dan Semangat Bela Negara
Selain aspek kompetisi, Yanuaris menegaskan bahwa olahraga airsoft juga dapat menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, kedisiplinan, dan semangat bela negara.
Menurutnya, nilai tersebut harus tercermin dalam perilaku setiap peserta, baik ketika bertanding maupun saat berinteraksi dengan sesama pegiat olahraga.
“Saya katakan olahraga ini adalah olahraga bela negara yang menanamkan cinta tanah air dan patriotisme yang tidak terbatas. Semboyan kami di FAI adalah cinta NKRI harga mati selama-lamanya,” ucapnya.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas selama turnamen berlangsung. Baginya, sikap ksatria dalam menerima hasil pertandingan merupakan bagian penting dari karakter seorang olahragawan.
“Lebih baik kalah sebagai satria daripada menang sebagai pecundang. Saya ucapkan kepada seluruh peserta, selamat bertanding dengan semangat NKRI dan semangat Merah Putih,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Yanuaris turut menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diperingati pada Oktober 2026. Ia juga mengapresiasi keikutsertaan tim TNI dalam turnamen BEAST 2026.
“Kami mengucapkan Dirgahayu ke-81 Tentara Nasional Indonesia. Kami juga berterima kasih atas keikutsertaan tim TNI dalam turnamen airsoft ini,” tutup Yanuaris.
Melalui penyelenggaraan BEAST 2026, FAI Kabupaten Nunukan bersama KORMI Kabupaten Nunukan diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga airsoft, meningkatkan kualitas kompetisi, serta memperkenalkan Kabupaten Nunukan sebagai salah satu daerah yang aktif mengembangkan olahraga masyarakat di kawasan perbatasan.
Apresiasi dari Ketua Umum FAI tersebut juga menjadi dorongan bagi penyelenggara daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan turnamen, sehingga Nunukan dapat mengambil peran lebih besar dalam perkembangan olahraga airsoft di Indonesia.





