NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Utara bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Nunukan sukses menggelar pelantikan Duta Tani Daerah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis nasional Sekolah Tani Ternak Nelayan (STTN) Bidang BPPN DPP PKS yang diselenggarakan secara hibrida dan terintegrasi dengan Puncak Peringatan Hari Tani Nasional 2026.
Acara tersebut bertempat di Kebun Hj. Surya (Ketua DPC PKS Nunukan Selatan), Jalan Simpang Kadir RT 07, pada Hari Ahad, 25 Oktober 2026, pukul 10.00 hingga 13.00 WITA. Di wilayah Kalimantan Utara, agenda pelantikan ini dilaksanakan di dua DPD, yakni DPD PKS Nunukan dan DPD PKS Bulungan.
Mengusung tema “Duta Tani Bergerak, Petani Berdaya dan Sejahtera”, kegiatan ini bertujuan untuk mencetak kader tani dengan mindset cerdas dan mandiri, mendorong penguatan kelembagaan STTN, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Momentum puncak di tingkat nasional dipusatkan di Kabupaten Pringsewu, Lampung, dan diikuti secara hibrida melalui jaringan konferensi video oleh seluruh daerah di Indonesia.
Sebanyak 30 orang perwakilan yang terdiri dari tokoh masyarakat, penyuluh, pemuda tani, pengusaha tani, serta mitra dunia usaha resmi dikukuhkan sebagai Duta Tani Daerah di Nunukan. Kehadiran para duta tani ini di garda terdepan diharapkan mampu menjadi motor penggerak inovasi, pendamping lokal, serta jembatan penyampai aspirasi sektor pertanian di wilayah perbatasan.
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Bapak H. Ladullah, S.H.I. Dalam sambutannya, beliau memaparkan peran strategis Duta Tani sebagai instrumen pendidik, pengayom, dan fasilitator bagi masyarakat agraris. Beliau juga menyoroti secara khusus persoalan ketersediaan pupuk di lapangan.
“Masalah ketersediaan dan distribusi pupuk ini menjadi perhatian serius kita bersama. Aspirasi serta permasalahan pupuk yang dihadapi petani akan kami bawa dan bahas secara intensif di DPRD Provinsi Kalimantan Utara agar ada solusi konkret dari pemerintah,” tegas Bapak H. Ladullah, S.H.I.
Selain itu, beliau mengimbau warga dan para petani untuk segera membentuk kelompok tani yang legal dan terorganisir agar penyaluran program serta bantuan dari pemerintah dapat diserap secara optimal dan tepat sasaran.
“Apabila ada aspirasi atau kendala yang ingin disampaikan, warga dapat menyampaikannya melalui Ketua DPC maupun Anggota Legislatif (Aleg) PKS setempat. Kami juga mendorong warga untuk segera membentuk kelompok tani guna memudahkan akses dan mekanisme penyaluran bantuan pertanian ke depannya,” tambahnya.
Acara yang berlangsung hangat di lokasi milik Ketua DPC PKS Nunukan Selatan, Hj. Surya, ini ditutup dengan dokumentasi kegiatan serta ramah tamah bersama seluruh peserta. Melalui pelantikan 30 Duta Tani Daerah ini, PKS Kalimantan Utara optimis sektor pertanian di Nunukan dan Bulungan akan semakin bangkit, mandiri, dan berdaya saing.





