NARASI POSITIF.com, KALTARA – Peran remaja masjid dinilai sangat strategis dalam menjaga moral dan membentuk karakter generasi muda di Kalimantan Utara. Hal ini disampaikan oleh Syamsuddin Arfah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara, yang menegaskan bahwa remaja masjid merupakan “pagar moral” bagi masyarakat, khususnya di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
Menurut Syamsuddin, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, termasuk bagi generasi muda. Melalui aktivitas keagamaan, kajian, serta kegiatan sosial, remaja masjid dapat diarahkan untuk memiliki akhlak mulia, disiplin, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
“Jika remaja aktif di masjid, maka mereka akan lebih dekat dengan nilai-nilai agama dan terhindar dari berbagai perilaku negatif. Inilah yang kita maksud sebagai pagar moral bagi daerah kita,” ujarnya, pada Selasa (17/2/2026).
Ia juga mendorong pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat untuk memberikan dukungan nyata terhadap program-program kepemudaan berbasis masjid. Dukungan tersebut bisa berupa fasilitasi kegiatan, pembinaan berkelanjutan, hingga penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
Syamsuddin berharap, dengan penguatan peran remaja masjid, akan lahir generasi muda Kalimantan Utara yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter.
“Generasi inilah yang kelak menjadi pemimpin dan penopang pembangunan daerah. Karena itu, pembinaan moral sejak dini menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan Kalimantan Utara,” pungkasnya.(Adv)





