NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nunukan, Ir. Arpiah, ST., M.I.Kom, hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Sehari Bersama Al-Qur’an yang dirangkai dengan seleksi Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) yang digelar kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kabupaten Nunukan, di sekretariat PKS, pada Minggu (22/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Arpiah mengajak peserta untuk meningkatkan kedekatan dengan Allah SWT melalui interaksi yang lebih kuat dengan Al-Qur’an.
Kegiatan yang diikuti ratusan kader PKS Nunukan ini menjadi bagian dari program pembinaan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Selain seleksi MHQ, agenda juga diisi dengan kajian Al-Qur’an dan dirangkai dengan buka puasa bersama.
Dalam pemaparannya, Arpiah menegaskan bahwa tema kegiatan, “Dekat dengan Al-Qur’an, Semangat Menambah Hafalan, Hebat dalam Amalan, untuk Saling Menguatkan”, merupakan ajakan bagi seluruh peserta untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, di tengah kesibukan aktivitas, tidak jarang kedekatan seseorang dengan Al-Qur’an menjadi berkurang. Karena itu, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah SWT.
“Tema ini sebenarnya mengajak kita untuk kembali dekat dengan Al-Qur’an dan saling menguatkan. Dengan kesibukan yang kita miliki, kadang kedekatan kita dengan Al-Qur’an menjadi renggang. Pertanyaannya, apakah Al-Qur’an sudah benar-benar menjadi sahabat kita,” ujarnya.
Arpiah juga mengingatkan bahwa semakin tinggi jabatan atau semakin besar tanggung jawab yang diemban seseorang, maka semakin besar pula kebutuhan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Setinggi apa pun jabatan kita dan sebesar apa pun usaha yang kita jalankan, kita tetap membutuhkan Allah dan Al-Qur’an. Karena godaan itu besar. Jika jabatan membuat kita lalai kepada Allah, maka itu menjadi peringatan bagi kita,” katanya.
Ia pun mengajak peserta memperbaiki interaksi dengan Al-Qur’an melalui konsep 8T, yakni Tilawah, Tahfiz, Tadabbur, Tafsir, Ta’allum, Taklim, Takdid, dan Tasyakku. Menurutnya, delapan langkah tersebut dapat menjadi cara untuk memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kualitas amalan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Muhammad Nasir, S.Pi, M.M, yang menilai agenda tersebut sebagai gerakan yang positif dalam membangun generasi Qur’ani, khususnya di daerah perbatasan seperti Nunukan.
Melalui kegiatan Sehari Bersama Al-Qur’an dan seleksi MHQ ini, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan bermasyarakat.(Adv)





