NARASI POSITIF.com, KALTARA – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Ladullah, dengan menyambangi warga sekaligus menjalin silaturahmi melalui kegiatan buka puasa bersama di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan yang digelar di kediamannya pada Sabtu (21/2/2026) tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga dirangkai dengan agenda reses penjaringan aspirasi masyarakat masa sidang II tahun 2026. Momen ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada wakil rakyat.
H. Ladullah mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memperkuat hubungan antara DPRD dan warga.
“Pada sore hari ini kita menggelar reses penjaringan aspirasi masyarakat pada titik keempat, sekaligus bersilaturahmi dengan warga melalui buka puasa bersama di bulan Ramadan,” ujarnya.
Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini, komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terjalin lebih dekat, sehingga berbagai persoalan yang ada di lingkungan warga dapat diketahui secara langsung.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat, salah satunya terkait persoalan sampah yang semakin banyak di beberapa wilayah padat penduduk di Nunukan. Warga berharap ada langkah konkret untuk mengatasi penumpukan sampah yang kerap terlihat di permukiman hingga di pinggir jalan.
Menanggapi hal tersebut, H. Ladullah mengungkapkan bahwa sebelumnya pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan guna mencari solusi pengelolaan sampah. Salah satu gagasan yang tengah didorong adalah pengolahan sampah menjadi plastik padat atau “sampah beku” yang dapat dimanfaatkan sebagai penahan ombak untuk mengurangi abrasi di kawasan pesisir.
Selain itu, ia juga mendorong adanya penambahan armada mobil pengangkut sampah agar penanganan sampah di Nunukan dapat lebih optimal. Ia berharap pengangkutan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) bisa dilakukan hingga tuntas, terutama pada malam hari, sehingga siang hari kondisi lingkungan sudah bersih.
Tak hanya soal lingkungan, warga juga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur, khususnya pembangunan parit atau drainase agar aliran air dapat berjalan lancar dan tidak menimbulkan genangan.
Aspirasi tersebut, kata H. Ladullah, akan diupayakan untuk diakomodasi melalui dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD pada APBD Perubahan tahun 2026.
Melalui kegiatan silaturahmi yang dirangkai dengan buka puasa bersama dan reses ini, H. Ladullah berharap hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat semakin erat, sekaligus menjadi wadah untuk mencari solusi bersama demi pembangunan daerah yang lebih baik.(Adv)





