Kegiatan tersebut dimulai dari deretan pedagang takjil di depan UKM Canter Nunukan.
Bupati bersama rombongan menyusuri lapak-lapak pedagang sambil menyapa para penjual dan masyarakat yang juga datang untuk membeli menu berbuka puasa.
Suasana hangat terasa ketika Bupati berhenti di salah satu penjual minuman. Beberapa anak yang kebetulan sedang membeli es campur tampak terkejut sekaligus senang saat Bupati langsung membayarkan minuman mereka.
Tak hanya anak-anak, beberapa warga lain yang sedang membeli takjil juga ikut ditraktir oleh Bupati, momen sederhana itu pun membuat suasana semakin akrab dan penuh tawa.
Usai berbincang dengan pedagang, Bupati dan rombongan membeli berbagai jenis takjil seperti lumpia, gorengan, aneka sayur siap santap, hingga es buah segar untuk berbuka puasa.
Dari kawasan UKM Canter, rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Pasar Ramadan Blok Tiga Oke di Jalan Sanusi Blok 3 RT 6, Nunukan Barat.
Mengetahui kedatangan Bupati, para pedagang yang sebagian besar ibu-ibu langsung bersemangat menyambut rombongan.
Suasana pasar yang sebelumnya ramai oleh warga yang berburu takjil mendadak semakin meriah.
“Alhamdulillah, Bupati kami datang!” seru salah seorang pedagang dengan wajah penuh kegembiraan.
Seruan tersebut langsung disambut dengan jabat tangan hangat dari Bupati yang menyapa para pedagang satu per satu.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Nunukan itu bukan sekadar berkunjung.
Ia juga memborong berbagai dagangan para pelaku usaha kecil yang berjualan di pasar Ramadan tersebut.
Sambil membeli takjil, Bupati juga menyempatkan diri berbincang dan memberi semangat kepada para pedagang.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan.
Bupati menjelaskan bahwa kegiatan turun langsung ke pasar Ramadan ini dilakukan untuk melihat secara langsung aktivitas para pelaku usaha kecil selama bulan suci.
“Ya tentunya saya mau melihat secara langsung para pelaku UMKM yang menjual takjil di bazar Ramadan ini,” ujar Bupati.
Menurutnya, keberadaan pasar takjil selama Ramadan memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Tentu ini mempengaruhi perputaran ekonomi masyarakat, di mana saat Ramadan permintaan makanan dan minuman meningkat cukup signifikan,” katanya.
Lebih jauh, Bupati berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, terutama di momentum Ramadan yang penuh kebersamaan.
“Saya berharap masyarakat dan pemerintah tidak ada jarak, jika komunikasi sudah terjalin dengan baik, maka tantangan ke depan akan lebih mudah kita hadapi bersama,” ungkapnya.
Di akhir keterangannya, Bupati juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar terus menjaga suasana Ramadan yang aman dan penuh persaudaraan di Nunukan.
“Pesan saya kepada masyarakat agar saling menghargai, tertib berlalu lintas, dan terus menjalin silaturahmi agar semangat persaudaraan tetap terjaga,” pungkasnya.
Kunjungan tersebut tidak hanya membawa kebahagiaan bagi para pedagang yang dagangannya ludes diborong, tetapi juga menjadi momen hangat yang memperlihatkan kedekatan antara pemerintah daerah dan masyarakat di tengah semarak Ramadan. (Adv)





