NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Ketua Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Nunukan bersama Sekretaris Komisi II melakukan monitoring di Pulau Sebatik, dengan salah satu lokasi kunjungan yakni Rumah Sakit Pratama Sebatik.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen DPRD Kabupaten Nunukan dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah perbatasan.
Dalam kunjungan itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Nunukan, Dr. Andi Muliyono, mengungkapkan keprihatinannya setelah melihat langsung kondisi ruang operasi di Rumah Sakit Pratama Sebatik.
Ia menilai ukuran ruang operasi yang masih kecil dan sempit perlu mendapatkan perhatian serius ke depan.
“Kami cukup prihatin dengan kondisi ruang operasi yang ada saat ini. Harapan kami, ke depan bisa dilakukan peningkatan agar pelayanan kesehatan semakin maksimal dan pasien maupun tenaga medis merasa lebih nyaman,” ujarnya, pada Jumat (6/2/2026).
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul Syam, SH, turut menyoroti pentingnya penguatan layanan radiologi serta ketersediaan sarana pendukung rumah sakit. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menjawab kebutuhan tersebut.
“Untuk radiologi, kami berharap pegawai tetapnya bisa segera didefinitifkan agar layanan bisa berjalan dengan baik. Selain itu, kami juga mendorong penambahan ruangan dan armada mobil operasional. Kondisi mobil yang ada saat ini sudah sangat memprihatinkan, sehingga memang perlu ada penambahan dari pemerintah daerah,” ucapnya.
Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Ramsah, menjelaskan bahwa monitoring tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung berbagai kekurangan yang masih ada di RS Pratama Sebatik.
“Kami melihat ruangan-ruangan apa saja yang masih kurang, begitu juga dengan pelayanan kesehatannya, agar ke depan bisa ditingkatkan menuju tipe D” Kata Ramsah.
Termasuk juga alat-alat kesehatan untuk memudahkan masyarakat, terutama ibu hamil dan pasien operasi,” ungkapnya.
Ramsah berharap, melalui kunjungan dan monitoring yang dilakukan DPRD, pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan di RS Pratama Sebatik.
“Semoga melalui kunjungan hari ini, ke depan bisa menjadi lebih baik, baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun aspek pendukung lainnya,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan, Ryan Antoni, menilai bahwa secara umum kondisi bangunan dan fasilitas Rumah Sakit Pratama Sebatik sudah cukup baik. Namun demikian, ia mengakui masih terdapat kendala utama pada layanan radiologi.
“Sepintas bangunan dan fasilitasnya terlihat baik-baik saja. Kendala utamanya ada di radiologi, dan ini bukan soal penanggung jawabnya, karena untuk itu harus dokter spesialis. Nah, spesialis radiologi inilah yang belum ada,”
Ryan Antoni menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu berupaya keras menghadirkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kualifikasi tersebut, menurutnya, meskipun tidak mudah, upaya ini harus tetap dilakukan.
“Ini memang pekerjaan berat, tapi wajib diupayakan,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya kegiatan monitoring seperti ini untuk terus dilakukan oleh DPRD Kabupaten Nunukan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi dan tugas pokok lembaga legislatif.
“Kegiatan seperti hari ini harus intens dilakukan, DPRD harus benar-benar menjadi DPRD kabupaten, bukan hanya melihat wilayah dapilnya saja, kita sekarang membawa komisi sebagai alat kelengkapan DPRD yang sangat penting,” tutupnya.(Adv)





