NARASI POSITIF.com, KALTARA – Keterbatasan bus sekolah menjadi keluhan utama para pelajar dalam agenda reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Ladullah, yang digelar di Sweetness Cafe, Kelurahan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan, Selasa (17/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari transportasi pelajar hingga fasilitas pendidikan. Reses ini menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.
H. Ladullah menegaskan bahwa reses merupakan kesempatan penting untuk mendengar langsung keluhan masyarakat di lapangan.
“Untuk pelaksanaan reses hari ini, kami mengundang masyarakat khususnya di Kelurahan Nunukan Timur. Ini hal yang sangat positif karena masyarakat bisa menyampaikan keluh kesahnya. Melalui reses ini, kami selalu berbaur bersama masyarakat,” ujarnya.
Salah satu persoalan yang paling disorot datang dari siswa SMK Negeri 1 Nunukan. Saat ini, bus sekolah yang melayani para pelajar hanya tersedia satu unit, sementara jumlah siswa mencapai sekitar 700 orang. Kondisi tersebut membuat sebagian siswa harus antre lama bahkan ada yang terpaksa berjalan kaki pulang ke rumah yang jaraknya cukup jauh dari sekolah.
Menurut H. Ladullah, persoalan ini menjadi perhatian serius dan akan segera ditindaklanjuti kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, khususnya melalui Dinas Pendidikan.
“Ini juga menjadi PR dari hasil reses ini. Mudah-mudahan apa yang dikeluhkan masyarakat bisa kami sampaikan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi,” katanya.
Selain transportasi sekolah, warga juga menyampaikan persoalan kesenjangan jaringan telekomunikasi yang dinilai belum merata dan masih menyulitkan aktivitas belajar, terutama bagi pelajar yang membutuhkan akses internet.
Tak hanya itu, para siswa juga mengeluhkan keterbatasan penggunaan fasilitas sekolah. Meski fasilitas tersedia, pemanfaatannya masih terbatas sehingga hanya bisa digunakan satu kelas dalam satu waktu.
“Misalnya saat ini digunakan oleh siswa kelas 1, maka siswa kelas 2 dan kelas 3 harus menunggu. Ini salah satu hal yang perlu kita benahi agar tidak terus terjadi,” jelasnya.
H. Ladullah juga menjelaskan bahwa agenda resesnya dilaksanakan di lima titik. Sebelumnya, ia telah melakukan reses di wilayah Sebatik dan Nunukan, serta akan melanjutkan kegiatan serupa di beberapa lokasi lain, termasuk di Kantor DPD PKS Nunukan.
Menjelang bulan suci Ramadan, ia turut mengimbau masyarakat Kabupaten Nunukan untuk menjaga kebersamaan serta meningkatkan kualitas ibadah.
“Ramadan adalah bulan penuh ampunan dan berkah. Mari kita jalani dengan hati yang lebih baik dan terbuka,” tuturnya.
Ia juga berharap pelayanan dasar seperti listrik dan air bersih dapat berjalan normal selama Ramadan, serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama yang selama ini telah terjalin baik di Kabupaten Nunukan.(Adv)





