NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Steering Committee (SC) Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke-VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Nunukan, Akhid Ubaidillah, mengungkapkan bahwa hingga hari terakhir pendaftaran, hanya terdapat satu bakal calon (bacalon) Ketua Kadin Nunukan periode 2026–2031 yang mendaftarkan diri, yakni pengusaha muda Sabri, S.Kom.
Akhid menyampaikan, Sabri telah melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan, mulai dari kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin yang masih aktif, status sebagai pengurus Kadin Nunukan, hingga pemaparan visi dan misi serta kelengkapan administrasi lainnya. Berkas pendaftaran tersebut diserahkan langsung oleh Sabri kepada Steering Committee Mukab ke-VI Kadin Nunukan di Kopi Mood, yang menjadi pusat pendaftaran, pada Senin (31/3/2026).
Sementara itu, jumlah anggota Kadin Nunukan yang memiliki hak suara dalam Mukab ke-VI tercatat sebanyak 29 orang. Pelaksanaan Mukab dijadwalkan berlangsung pada Rabu (1/4/2026) di Kopi Mood Nunukan. Adapun pendaftaran bacalon telah dibuka selama satu pekan, sejak 25 hingga 31 Maret 2026.
Akhid Ubaidillah yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi Kadin Provinsi Kalimantan Utara menuturkan, pelaksanaan Mukab ini diharapkan mampu mendorong peran aktif para pengusaha sebagai mitra strategis pemerintah daerah, sehingga pembangunan di Kabupaten Nunukan dapat berjalan lebih optimal.
“Yang memiliki hak pilih sebanyak 29 anggota, dan itu sudah memenuhi syarat untuk pelaksanaan musyawarah, yakni minimal diikuti 20 anggota. Jadi menurut kami sebagai steering committee, ini sudah sah,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi komposisi kepengurusan Kadin Nunukan yang didominasi kalangan muda. Menurutnya, hal tersebut membawa energi positif bagi perkembangan dunia usaha di daerah.
Pengurus Kadin di Nunukan ini didominasi anak muda, ini tentu menjadi energi positif ke depan. Nunukan memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Sabah dan Sarawak (Malaysia) serta Filipina,” tambahnya.
Dengan posisi geografis tersebut, lanjut Akhid, peluang ekonomi terbuka lebar bagi para pengusaha. Ia berharap Kadin dapat menjadi motor akselerasi kerja sama lintas negara, khususnya dengan pelaku usaha di wilayah perbatasan.
“Kerja sama sebenarnya sudah terjalin sejak lama, namun dengan adanya regenerasi ini, kita semakin optimistis. Estafet kepemimpinan dari pengusaha senior kini mulai beralih ke pengusaha muda,” pungkasnya.
Sementara itu, Bakal Calon (Bacalon) Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Nunukan periode 2026–2031, Sabri, S.Kom, memaparkan visi dan misinya usai menyerahkan berkas pendaftaran.
Sabri menegaskan, Kadin merupakan organisasi strategis yang mewadahi seluruh pelaku usaha, baik skala besar maupun kecil, dari sektor negara, koperasi, hingga swasta. Kadin juga berperan sebagai jembatan antara dunia usaha dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, keberadaan Kadin yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 memiliki fungsi penting dalam menghimpun, membina, serta memperjuangkan kepentingan dunia usaha secara terintegrasi guna memperkuat perekonomian nasional.
“Sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin harus mampu menciptakan iklim usaha yang sehat, berdaya saing, dan berkeadilan, khususnya di wilayah perbatasan seperti Nunukan,” kata Sabri.
Ia juga menyoroti posisi strategis Kadin Nunukan yang memiliki jaringan hingga tingkat nasional dan internasional, serta menaungi berbagai asosiasi lintas sektor yang berpotensi mendorong pertumbuhan investasi dan perdagangan daerah.
Dalam visinya, Sabri menargetkan terwujudnya dunia usaha di Kabupaten Nunukan yang tangguh dan berdaya saing tinggi, dengan memanfaatkan keunggulan wilayah perbatasan serta tetap menjunjung tinggi aspek hukum, etika, kemanusiaan, dan kelestarian lingkungan.
Untuk mencapai hal tersebut, Sabri merumuskan sejumlah misi, di antaranya membina dan mengembangkan kapasitas pelaku usaha di semua sektor, memadukan potensi ekonomi secara merata antara usaha besar dan kecil, serta menciptakan iklim usaha yang inovatif, kompetitif, dan kolaboratif.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya mendorong keterlibatan aktif dunia usaha dalam pembangunan daerah serta meningkatkan daya saing hingga ke tingkat nasional dan internasional.
“Penguatan kelembagaan Kadin secara profesional juga menjadi prioritas, agar mampu menjawab tantangan dan peluang ekonomi ke depan,” ujarnya.
Diketahui, hingga penutupan pendaftaran, Sabri menjadi satu-satunya bakal calon Ketua Kadin Kabupaten Nunukan yang mendaftar pada Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke-VI.





