M. Nasir Dorong UMKM Nunukan Naik Kelas, Aspirasi Bantuan Alat Produksi Mulai Diverifikasi

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, KALTARA – Upaya mendorong pelaku UMKM di Kabupaten Nunukan agar semakin berkembang terus dilakukan. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Fraksi PKS, M. Nasir, mendampingi Disperindagkop dan UKM Kaltara melakukan verifikasi sejumlah usaha yang mengusulkan bantuan peralatan produksi.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 13–14 Oktober 2026, dengan menyasar UMKM 9999 Sejahtera di Jalan Lingkar, Nunukan Selatan, UMKM An Nisa serta UMKM An Nur di Sungai Mantri, Nunukan Barat.

There is no gallery selected or the gallery was deleted.

M. Nasir yang merupakan anggota Komisi II DPRD Kaltara Dapil Nunukan mengatakan, kunjungan tersebut berawal dari aspirasi pelaku usaha yang disampaikan kepadanya terkait kebutuhan sarana produksi.

Menurut para pelaku UMKM, tambahan peralatan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan produksi sekaligus menjaga kualitas produk yang dipasarkan.

Aspirasi tersebut kemudian disampaikan M. Nasir kepada Disperindagkop dan UKM Provinsi Kalimantan Utara untuk dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Menindaklanjuti usulan itu, staf Disperindagkop dan UKM Kaltara, Wahid Syahbani, S.Sos. dan Agni Utami, S.Kom., turun langsung melihat kondisi usaha para pengusul.

Wahid menjelaskan, kunjungan lapangan merupakan bagian penting dalam proses verifikasi sebelum sebuah usulan bantuan diputuskan.

“Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan keberadaan pengusul, kepengurusannya, alamatnya serta memastikan bahwa kegiatan usaha yang diusulkan memang benar-benar berjalan,” terangnya.

Pihak dinas sekaligus memberikan pemahaman mengenai ketentuan yang harus dipatuhi calon penerima. Bantuan tidak dapat diajukan setiap tahun, barang yang diterima tidak boleh dijual atau dipindahtangankan dan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi.

Hasil verifikasi lapangan selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk menentukan apakah pengusul memenuhi persyaratan dan layak menerima bantuan.

M. Nasir menyambut baik tindak lanjut tersebut. Ia menilai bantuan pemerintah harus diarahkan pada kebutuhan produktif yang mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap usaha masyarakat.

“Kalau bantuan diberikan, kita berharap alat itu benar-benar bekerja menghasilkan sesuatu. Produksi bertambah, kualitas meningkat, pemasaran berkembang dan pendapatan masyarakat ikut naik,” kata M. Nasir.

Menurutnya, tujuan utama perjuangan aspirasi UMKM bukan sekadar agar masyarakat menerima barang bantuan, tetapi bagaimana bantuan tersebut mampu membuat usaha menjadi lebih mandiri dan berkembang.

“Bantuan alat bukanlah tujuan akhir. Tujuan akhirnya adalah UMKM kita naik kelas. Hari ini mungkin produksinya masih terbatas, tetapi dengan dukungan alat yang tepat kita berharap produksi bisa meningkat dan pasarnya semakin luas,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar pembinaan UMKM dilakukan secara menyeluruh. Selain dukungan sarana produksi, pemerintah perlu terus membantu dalam peningkatan kualitas produk, kemasan, perizinan, promosi hingga perluasan pasar.

M. Nasir menilai UMKM merupakan salah satu kekuatan ekonomi yang harus mendapatkan perhatian serius karena keberadaannya langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

“UMKM ini tumbuh dari masyarakat. Banyak yang memulai usahanya dari rumah, dengan modal terbatas, tetapi punya semangat besar. Kalau mereka kita bantu berkembang, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat juga,” tuturnya.

Sebagai wakil rakyat, M. Nasir mengatakan dirinya akan terus berusaha menjembatani kebutuhan masyarakat dengan program-program pemerintah yang tersedia.

“Tugas kami bukan hanya hadir saat masyarakat menyampaikan keluhan atau aspirasi. Yang lebih penting adalah apa yang bisa kita lakukan setelah mendengarnya. Kita komunikasikan, kita perjuangkan dan kita kawal prosesnya, tentu tetap sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ia berharap proses verifikasi tersebut dapat menghasilkan keputusan terbaik sekaligus memastikan bantuan pemerintah diberikan secara tepat sasaran.

“Harapan kita, UMKM yang memang memenuhi persyaratan dan layak dibantu bisa mendapatkan dukungan. Ketika usaha masyarakat maju, penghasilan bertambah dan lapangan kerja terbuka, di situlah perjuangan peningkatan kesejahteraan masyarakat benar-benar terasa,” pungkas M. Nasir.