NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Ketua DPD PKS Kabupaten Nunukan, Muhammad Rusdi, mengajak seluruh kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk terus hadir bersama masyarakat dalam memperkuat ketahanan bangsa di berbagai sektor. Ajakan tersebut disampaikan dalam peringatan Milad PKS ke-24 yang digelar di Kantor DPD PKS Kabupaten Nunukan, pada Kamis (21/5/2026).
Dalam sambutannya, Muhammad Rusdi menyampaikan bahwa tema Milad PKS tahun ini, “Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia”, serta slogan “Berdaya, Kader Bahagia, Rakyat Sejahtera”, bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi arah perjuangan PKS dalam menjawab berbagai tantangan bangsa.
“PKS ingin hadir bersama rakyat untuk menguatkan ketahanan ekonomi, sosial, pangan, keluarga, moral, hingga ketahanan umat. Ini menjadi komitmen perjuangan kami hari ini dan ke depan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Muhammad Rusdi juga mengulas perjalanan panjang sejarah Partai Keadilan (PK) hingga menjadi PKS di Kabupaten Nunukan. Ia menyebut perjuangan awal partai dilakukan dalam keterbatasan sejak era reformasi tahun 1998, saat Kecamatan Nunukan masih menjadi bagian dari Kabupaten Bulungan.
Menurutnya, kepengurusan awal DPC PK Kecamatan Nunukan dipimpin almarhum Shihabuddin, didampingi Shalehuddin dan Baharuddin. Pada Pemilu 1999, PK memperoleh sekitar 300 suara meski belum berhasil meraih kursi DPRD.
“Perjuangan saat itu penuh tantangan. Bahkan beberapa tokoh perintis telah wafat. Namun semangat perjuangan tetap dilanjutkan hingga PK bertransformasi menjadi PKS pada tahun 2002,” katanya.
Muhammad Rusdi menjelaskan, tonggak keberhasilan PKS mulai terlihat pada Pemilu 2009 ketika partai berhasil meraih dua kursi DPRD Kabupaten Nunukan melalui Muhammad Nasir dan Burhanuddin. Perolehan kursi kemudian meningkat menjadi tiga kursi pada Pemilu 2014.
Ia menegaskan, perjalanan panjang tersebut menjadi bukti bahwa PKS terus tumbuh melalui pembinaan kader, pelayanan masyarakat, dan penguatan dakwah di tengah masyarakat.
“Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga. PKS akan terus berkomitmen hadir melayani masyarakat dan menjadi bagian dari solusi bagi daerah maupun bangsa,” ucapnya.
Kegiatan Milad PKS ke-24 tersebut dihadiri tokoh masyarakat, kader, simpatisan, pengurus partai, serta sejumlah anggota legislatif PKS di Kabupaten Nunukan.
Pada Periode 2016 – 2021, Ketua DPD PKS Kabupaten Nunukan di jabat oleh Syafaruddin, S. Pi. Selanjutnya pada Pemilu 2019, PKS kembali mengalami peningkatan dengan meraih 4 kursi :
Burhanuddin, S.HI, Andi Krislina, S. E. , dan Adama serta Inah Anggraini. Hal ini merupakan pertama kalinya PKS meraih unsur pimpinan DPRD Kabupaten Nunukan, yaitu Wakil Ketua II DPRD yang dijabat Burhanuddin, S.HI.
Pada periode berikutnya, Ketua DPD PKS Kabupaten Nunukan dijabat oleh Burhanuddin, S.HI hingga tahun 2024.
Kemudian pada Pemilu 2024, PKS kembali menorehkan sejarah dengan meraih 5 kursi DPRD Kabupaten Nunukan : Adama, Arpiah, S. T., Hasbi dan Andi Yakub, serta Said Hasan.
Dengan capaian tersebut, PKS menjadi partai peraih suara dan kursi terbesar kedua di Kabupaten Nunukan dan mendapatkan jatah Wakil Ketua I DPRD.
Bahkan pada Pemilu 2024 untuk DPRD Provinsi Kalimantan Utara Dapil Nunukan, PKS berhasil meraih 2 kursi : H. Ladullah, S. Hi , dan Muhammad Nasir, S. Pi. M. M. Kini PKS menjadi pemenang pertama dari sisi suara untuk tingkat provinsi di Dapil Nunukan.
Rusdi menuturkan, kalau kita melihat perjalanan panjang ini, maka kita memahami bahwa pertumbuhan PKS bukan terjadi secara tiba-tiba. Semua pertambahan kursi dan kepercayaan masyarakat itu lahir karena kader PKS terus bertambah, pembinaan terus berjalan, pelayanan masyarakat semakin dirasakan, struktur semakin kokoh, serta para kader dan aleg PKS hadir langsung membersamai rakyat.
Program pelayanan sosial, mobil layanan gratis, pembinaan keluarga, taklim RKI yang terus berkembang, dakwah kemasyarakatan, hingga penguatan kader di seluruh kecamatan menjadi bagian penting dari tumbuhnya kepercayaan masyarakat kepada PKS. Karena itu slogan Milad hari ini sangat relevan: “Berdaya, Kader Bahagia, Rakyat Sejahtera.”
” PKS tidak boleh hanya besar secara politik, tetapi juga harus kuat dalam pembinaan kader, kuat dalam pelayanan rakyat, dan kuat dalam menjaga nilai-nilai perjuangan” tutupnya.





