NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) terus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan menengah (UMKM) melalui berbagai program strategis. Salah satu program yang ditempuh adalah dengan memfasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga nol persen bagi pelaku UMKM di daerah ini.
Kepala DKUKMPP Kabupaten Nunukan, Muhtar, menjelaskan bahwa program KUR nol persen merupakan fasilitas pinjaman modal usaha dari perbankan tanpa dikenakan bunga kepada pelaku UMKM. Program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperoleh tambahan modal untuk mengembangkan usaha secara optimal.
“Pemerintah daerah juga memfasilitasi kredit tanpa bunga agar pelaku usaha bisa mengembangkan usahanya,” ujar Muhtar, Selasa (24/2/2026).
Muhtar menyebutkan, setiap pelaku UMKM dapat mengajukan pinjaman maksimal sebesar Rp25 juta. Pelaku usaha hanya membayar cicilan pokok, sementara bunga pinjaman akan dibayarkan oleh pemerintah daerah.
“Pelaku usaha hanya membayar cicilan pokoknya saja, sedangkan bunganya ditanggung pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan, program KUR nol persen merupakan salah satu implementasi dari 17 arah baru perubahan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan. Program ini bertujuan membantu pengembangan usaha melalui dukungan permodalan yang diharapkan berdampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Nunukan.(Adv)





