Sehari Bersama Al-Qur’an dan Seleksi MHQ PKS Nunukan, Bangun Generasi Qur’ani di Wilayah Perbatasan

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Kegiatan Sehari Bersama Al-Qur’an yang dirangkai dengan seleksi Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) digelar oleh kader Partai Keadilan Sejahtera di Kabupaten Nunukan, di sekretariat PKS, pada Minggu (22/2/2026).

Agenda ini menjadi bagian dari program pembinaan kader selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus upaya menumbuhkan semangat menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an.

Ketua DPD PKS Kabupaten Nunukan, M. Rusdi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan program mulia yang diharapkan mampu menguatkan komitmen kader untuk senantiasa berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah.

“Semoga kita yang hadir dalam agenda hari ini diberikan kekuatan istiqamah oleh Allah SWT untuk terus dekat dengan Al-Qur’an,” ujarnya.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua Bidang Kaderisasi Anggota DPD PKS Nunukan, Hasmawati, serta menghadirkan Wakil Ketua I DPRD Nunukan, Ir. Arpiah, S.T., M.I.Kom, sebagai pemateri. Ratusan kader PKS Nunukan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Rusdi menjelaskan bahwa seleksi MHQ tingkat kabupaten ini akan menjadi tahap awal menuju kompetisi di tingkat provinsi hingga nasional.

“Para pemenang di tingkat Kabupaten Nunukan nantinya akan mengikuti lomba di tingkat DPW PKS Provinsi Kalimantan Utara, dan berpeluang mewakili provinsi ke tingkat nasional,” jelasnya.

Peserta mengikuti lomba hafalan Al-Qur’an untuk juz 28, 29, dan 30 yang telah ditentukan panitia. Setiap peserta menampilkan hafalan satu juz yang disesuaikan dengan jenjang keanggotaan masing-masing.

Selain seleksi MHQ, rangkaian kegiatan juga meliputi agenda Sehari Bersama Al-Qur’an serta buka puasa bersama. Rusdi menyebutkan bahwa program tersebut menjadi bagian dari pembinaan ruhiyah kader selama Ramadan.

“Al-Qur’an adalah kompas kita menuju arah yang benar. Allah telah memberikan buku panduan hidup kepada kita melalui Al-Qur’an,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Nunukan, Arpiah yang menjadi narasumber, saat memaparkan materiny mengajak seluruh peserta menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai tema kegiatan, “Dekat dengan Al-Qur’an, Semangat Menambah Hafalan, Hebat dalam Amalan, untuk Saling Menguatkan”, merupakan ajakan untuk memperbaiki interaksi dengan kitab suci.

Menurutnya, di tengah kesibukan dan berbagai aktivitas, kedekatan dengan Al-Qur’an sering kali menjadi renggang. Karena itu, ia mengajak peserta memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an melalui konsep 8T, yaitu Tilawah, Tahfiz, Tadabbur, Tafsir, Ta’allum, Taklim, Takdid, dan Tasyakku.

“Setinggi apa pun jabatan atau sebesar apa pun usaha kita, semakin kita membutuhkan Allah dan Al-Qur’an. Jika jabatan membuat kita lalai, maka itu menjadi peringatan bagi kita,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara sekaligus Ketua MPW PKS Kalimantan Utara, Muhammad Nasir. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan gerakan yang penuh makna dalam membangun generasi Qur’ani.

Menurutnya, kegiatan Sehari Bersama Al-Qur’an bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan ruhiyah yang mendorong kader dan masyarakat untuk membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan.

“Kami meyakini kebangkitan umat tidak hanya lahir dari kekuatan politik dan ekonomi, tetapi dari generasi yang akrab dengan Al-Qur’an,” kata Nasir.

Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta serta panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya di wilayah perbatasan seperti Nunukan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi penghafal Al-Qur’an yang memiliki integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Semoga dari kegiatan ini lahir para hafizh dan hafizhah yang tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga kuat integritas dan kontribusinya bagi bangsa,” pungkasnya.