Turun Langsung ke Masyarakat, Anggota DPRD Kaltara, Arming Tampung Aspirasi Warga di Lima Lokasi Nunukan

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, KALTARA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Arming, melaksanakan reses masa sidang II tahun 2026 dengan menyerap aspirasi masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini berlangsung selama beberapa hari dengan menyasar lima titik pertemuan warga.

Reses yang merupakan agenda resmi DPRD Provinsi Kalimantan Utara tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi hingga infrastruktur lingkungan.

Dalam pertemuan bersama warga, Arming menegaskan bahwa reses bukan sekadar kegiatan formal, melainkan kesempatan bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kondisi masyarakat di lapangan.

“Melalui reses ini kami ingin memastikan aspirasi masyarakat benar-benar sampai dan bisa diperjuangkan dalam kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya.

Beberapa lokasi yang dikunjungi dalam agenda reses ini antara lain wilayah Nunukan Barat, Nunukan Tengah, hingga Nunukan Timur. Di setiap titik, warga terlihat antusias berdialog dan menyampaikan harapan mereka kepada pemerintah.

Salah satu isu yang banyak disampaikan masyarakat adalah kondisi infrastruktur lingkungan, terutama jalan yang dinilai masih perlu perbaikan agar aktivitas warga, termasuk akses pendidikan dan usaha, dapat berjalan lebih lancar.

Selain itu, masyarakat pesisir juga menyampaikan persoalan ekonomi, khususnya terkait harga komoditas yang kerap mengalami fluktuasi. Kondisi tersebut dinilai memengaruhi pendapatan warga yang menggantungkan hidup pada sektor usaha kecil dan hasil laut.

Arming menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan dicatat dan dibawa dalam pembahasan di tingkat legislatif agar dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap pendidikan anak-anak sebagai investasi masa depan daerah, terutama bagi keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Kami berharap aspirasi masyarakat ini bisa menjadi bahan prioritas dalam pembangunan ke depan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” katanya.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga kebijakan yang diambil pemerintah daerah semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan.(Adv)