Dinsos Nunukan Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana Sosial di Desa Ujang Fatimah

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial P3A bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana sosial non alam di Jalan Sei Fatimah, RT 04, Desa Ujang Fatima, Kecamatan Nunukan, Sabtu (11/7/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pelopor Perdamaian (Pordam) sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak.

There is no gallery selected or the gallery was deleted.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial P3A, Farida Ariyani kepada keluarga penerima manfaat. Sebanyak tiga kepala keluarga (KK) atau lima jiwa menerima paket bantuan kedaruratan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok pascakejadian.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas didampingi Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Linjamsos, Koordinator Penanganan Bencana Bidang Linjamsos, serta personel Tagana dan Pordam yang turut mendistribusikan bantuan hingga ke lokasi terdampak.

Bantuan yang disalurkan berasal dari dua sumber pendanaan. Bantuan dari APBN melalui Kementerian Sosial RI dan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Utara meliputi peralatan dapur, food warefamily kitkids ware, kasur, tenda gulung, selimut, serta makanan siap saji.

Sementara itu, bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Nunukan berupa paket sandang yang terdiri atas baju daster, kaos, sarung, celana training, dan mukena, serta paket bahan pangan berupa gula, teh, sarden, dan minyak goreng.

Proses penyaluran bantuan juga mendapat perhatian dari unsur legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Komisi I, Muhammad Mansur, hadir langsung di lokasi untuk meninjau penyaluran bantuan bersama aparat Pemerintah Desa Ujang Fatima dan Ketua RT 004.

Farida Ariyani menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, DPRD, serta relawan Tagana dan Pordam, diharapkan proses pemulihan para korban dapat berlangsung lebih cepat sehingga mereka dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Dinas Sosial Kabupaten Nunukan juga menegaskan komitmennya untuk terus siaga dan memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian bencana maupun kondisi kedaruratan sosial di wilayah Kabupaten Nunukan. (Adv)