Resmi dilantik, Aswar Kembali Pimpin POBSI Nunukan Periode 2026 – 2030

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Aswar kembali dipercaya memimpin Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Nunukan untuk periode 2026–2030. Kepengurusan baru POBSI Nunukan resmi dilantik dengan membawa target meningkatkan prestasi atlet daerah hingga meraih juara umum pada kompetisi biliar tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

Ketua POBSI Kabupaten Nunukan periode 2026–2030, Aswar, mengatakan target tersebut akan diwujudkan melalui penguatan pembinaan atlet, peningkatan kualitas latihan, serta seleksi secara berkelanjutan untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial.

There is no gallery selected or the gallery was deleted.

“Kami yakin dengan dukungan semua pihak dan pengurus, termasuk atlet senior, Nunukan bisa menjadi juara umum se-Kaltara,” ujar Aswar, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, pembinaan yang terarah menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan prestasi atlet biliar Nunukan. Selain memperkuat program latihan, POBSI juga akan mendorong keterlibatan atlet senior dalam proses pembinaan dan pengembangan atlet muda.

Namun, upaya meningkatkan prestasi tersebut masih menghadapi kendala fasilitas latihan. Saat ini, para atlet POBSI Nunukan masih harus menyewa meja biliar untuk menjalani latihan.

Kondisi tersebut dinilai membatasi intensitas dan kualitas latihan atlet. Karena itu, kepengurusan baru POBSI Nunukan berharap adanya dukungan Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk menyediakan fasilitas meja biliar yang memenuhi standar nasional.

“Kami meminta dukungan dari pemerintah daerah untuk memfasilitasi meja biliar dengan standar nasional agar atlet kita dapat menjalani latihan dengan fasilitas yang layak,” kata Aswar.

Selain penyediaan fasilitas latihan, POBSI Nunukan juga berencana rutin menggelar berbagai kejuaraan biliar di daerah. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi wadah bagi atlet untuk mengasah kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, sekaligus menemukan bibit-bibit atlet baru.

Dengan program pembinaan, penyediaan fasilitas yang memadai, dan penyelenggaraan kompetisi secara rutin, POBSI Nunukan menargetkan perkembangan olahraga biliar di daerah tidak hanya menghasilkan prestasi di tingkat Kalimantan Utara, tetapi juga membuka peluang bagi atlet Nunukan untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Publik menanti dukungan konkret berbagai pihak, khususnya pemerintah daerah, agar target prestasi POBSI Nunukan dapat diwujudkan melalui program pembinaan dan fasilitas olahraga yang berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, melalui Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Nunukan, H. Sura’i, menegaskan setiap kompetisi harus dilakukan secara objektif tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi maupun kelompok. Ia menilai kompetisi yang adil dan sprotif menjadi bagian penting dalam menciptakan atlet yang berprestasi.

“Jangan membiarkan ego dan kepentingan pribadi menghambat pengembangan atlet yang berkualitas di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Menurutnya, kepengurusan baru memiliki amanah besar untuk memastikan setiap atlet mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi. Sportivitas pada setiap kompetisi diyakini mampu menciptakan persaingan yang sehat dan melahirkan atlet biliar yang berkualitas di Kabupaten Nunukan.

“Kompetisi yang adil akan melahirkan atlet-atlet unggul yang nantinya akan mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Utara hingga ke kancah nasional,” ucapnya.

H. Sura’i menambahkan, Pemerintah Kabupaten Nunukan juga berkomitmen untuk terus mendorong pembinaan atlet olahraga biliar. Komitmen tersebut akan diwujudkan melalui dukungan peningkatan fasilitas, pelatihan, serta berbagai program pengembangan potensi atlet secara berkelanjutan.