NARASI POSITIF.com, NUNUKAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan menggelar latihan teknik rappelling di Gedung Rusunawa, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini dilakukan dari lantai 4 hingga lantai 1, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas personel dalam penanganan rescue kebencanaan.
Latihan tersebut mencakup dua metode, yakni rappelling mandiri dan rappelling evakuasi korban. Kedua teknik ini menjadi bagian penting dalam skenario penyelamatan, khususnya pada kondisi darurat di bangunan bertingkat atau lokasi sulit dijangkau.
Kegiatan ini diikuti oleh personel BPBD Kabupaten Nunukan serta melibatkan tiga orang dari Palang Merah Indonesia (PMI). Seluruh rangkaian latihan dipimpin langsung oleh Bidang Penyelamatan dan Evakuasi BPBD.
Kasubid Penyelamatan, Hasan, menegaskan bahwa latihan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan tim di lapangan.
“Latihan ini sangat penting untuk mengasah kemampuan teknis personel, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan tindakan. Dengan adanya simulasi seperti ini, kami berharap seluruh anggota semakin siap dalam menghadapi berbagai kondisi bencana,” ujar Hasan.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan kesiapsiagaan personel tetap terjaga.
Melalui latihan ini, BPBD Kabupaten Nunukan menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme dan kemampuan tim rescue demi memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan kebencanaan di wilayah KAB. Nunukan. (Adv)





