Guru PAI Kaltara Bedah Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran Lewat Webinar “Jum’at Berilmu”

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Provinsi Kalimantan Utara menggelar webinar “Jum’at Berilmu” dengan tema “Optimalisasi AI dalam Pembelajaran”, Jumat (8/5/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti puluhan guru PAI dari berbagai daerah di Kalimantan Utara.

Webinar dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Ahmad Saleh Nur, S.Pd., kemudian dilanjutkan sambutan pengurus KKG PAI Provinsi Kaltara yang diwakili Anas, S.Pd.I., serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara yang diwakili Ketua Tim PAI Wilayah Provinsi Kaltara, Hj. Siti Raudah, M.M.

There is no gallery selected or the gallery was deleted.

Dalam sambutannya, Siti Raudah menegaskan bahwa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat bantu dalam mendukung proses pembelajaran.

“AI tidak akan menggantikan peran seorang guru, tetapi menjadi asisten pintar yang dapat mempermudah pekerjaan guru, khususnya dalam administrasi dan pengembangan pembelajaran,” ujarnya.

Narasumber utama webinar, Masdana Masykur, S.Pd.I., M.Pd., yang merupakan Guru PAI SDN 007 Nunukan, memaparkan berbagai platform AI yang dapat dimanfaatkan guru untuk meningkatkan kreativitas dan efisiensi mengajar.

Beberapa aplikasi yang diperkenalkan di antaranya Gemini AI dan ChatGPT untuk pengembangan ide dan konten pembelajaran, Magic School AI serta Diffit untuk penyusunan LKPD, hingga Canva AI untuk pembuatan media pembelajaran visual.

Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan penggunaan Chat PDF dan Napkin.AI untuk merangkum materi serta membuat visualisasi infografis secara cepat.

Masdana menegaskan bahwa pemanfaatan AI harus tetap diimbangi dengan nilai-nilai pendidikan dan karakter.

“AI hanyalah alat bantu. Guru tetap memiliki peran utama dalam membimbing, mendidik, dan menanamkan nilai-nilai spiritual kepada peserta didik,” katanya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat sesi diskusi yang dipandu moderator Jumasia, S.Pd., dari SDN 001 Sebatik Timur. Para peserta aktif berdiskusi mengenai cara mengintegrasikan teknologi AI ke dalam pembelajaran agama tanpa menghilangkan nilai moral dan spiritual.

Sementara itu, Ketua KKG PAI Provinsi Kaltara, Iwan A. Maulana, M.Pd., mengatakan program “Jum’at Berilmu” akan terus dilaksanakan sebagai wadah peningkatan kompetensi guru PAI di era digital.

“Kita ingin guru PAI tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu menjadi garda terdepan dalam penguasaan teknologi pembelajaran,” ujarnya.

Webinar diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama secara virtual.