Wisuda Tahfizh SMAIT Ibnu Sina Nunukan, 45 Siswa Berhasil Meraih Capaian Hafalan Al-Qur’an

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – SMAIT Ibnu Sina Boarding School Nunukan menggelar Wisuda Tahfizh dan Pelepasan Siswa/Siswi Kelas XII Tahun 2026 di ruang pertemuan lantai V Kantor Bupati Nunukan, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, yayasan, guru, orang tua, serta para siswa.

Kepala SMAIT Ibnu Sina Boarding School Nunukan, Ariffudin, S.E., S.Pd., Gr., mengatakan wisuda tahfizh bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi momentum syukur atas perjuangan para siswa dalam menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an.

There is no gallery selected or the gallery was deleted.

“Hari ini adalah hari syukur. Kita menyaksikan perjalanan panjang anak-anak dalam menuntut ilmu, menjaga adab, melatih kedisiplinan, menghafal Al-Qur’an, serta berjuang memperbaiki diri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 wisuda tahfizh diikuti sebanyak 45 peserta didik dengan capaian hafalan yang beragam, mulai dari 1 juz hingga 11 juz.

“Capaian ini bukan sesuatu yang mudah. Di balik setiap ayat yang dihafal ada perjuangan panjang, kesabaran, pengorbanan waktu, dan doa yang terus dipanjatkan,” katanya.

Selain capaian tahfizh, sekolah juga melepas 21 siswa kelas XII untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Menurut Ariffudin, para siswa tidak hanya dibina dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga didorong meraih prestasi akademik maupun non akademik.

“Mereka belajar bahwa menjadi penghafal Al-Qur’an bukan berarti meninggalkan prestasi dunia, tetapi menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber semangat untuk menjadi pribadi yang unggul dan bermanfaat,” ucapnya.

Ia menambahkan, SMAIT Ibnu Sina Boarding School Nunukan memiliki visi melahirkan generasi Qurani yang mampu berpikir ilmiah, menguasai teknologi, dan berkontribusi bagi masyarakat dengan tetap menjadikan iman sebagai fondasi kehidupan.

“Kami berharap anak-anak kami kelak tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi generasi yang mampu memimpin, menyelesaikan persoalan umat, dan membawa manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ariffudin juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, ustadz, musyrif, serta orang tua yang telah mendampingi dan mendukung para siswa selama proses pendidikan.

Sementara kepada para wisudawan, ia berpesan agar terus menjaga hafalan Al-Qur’an dan nama baik almamater di manapun berada. “Wisuda tahfizh ini bukan garis akhir. Jangan tinggalkan Al-Qur’an walaupun ananda sudah meninggalkan sekolah ini,” tutupnya.