Muhammad Nasir: KEMBARA PKS Lahirkan Kader Tangguh yang Siap Mengabdi dan Melayani

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kalimantan Utara yang juga Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Muhammad Nasir, S.Pi., M.M., menegaskan bahwa Kemah Bela Negara (KEMBARA) PKS bukan sekadar kegiatan berkemah di alam terbuka, melainkan proses pembentukan karakter untuk melahirkan kader yang tangguh, disiplin, berjiwa pemimpin, dan siap mengabdi kepada masyarakat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah perbatasan.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pemateri dalam kegiatan KEMBARA PKS Kabupaten Nunukan yang digelar di Bumi Perkemahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu mengusung tema “Kokoh dalam Ukhuwah, Solid Membangun Struktur dan Tangguh Menjaga Perbatasan NKRI”, dan diikuti sekitar 80 kader PKS dari berbagai kecamatan di Kabupaten Nunukan.

There is no gallery selected or the gallery was deleted.

Dalam sesi materi bertema Wawasan Kepartaian, Muhammad Nasir mengajak seluruh kader memaknai KEMBARA sebagai bagian penting dari proses pembinaan diri. Menurutnya, seorang kader PKS harus memiliki keseimbangan antara kekuatan ruhiyah, kecerdasan berpikir, ketangguhan fisik, kedisiplinan organisasi, dan kecintaan kepada bangsa serta negara.

“KEMBARA bukan hanya melatih fisik, tetapi juga membangun mental dan karakter. Di sinilah kader belajar tentang disiplin, kepemimpinan, kebersamaan, pengorbanan, dan ketaatan terhadap aturan. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal ketika mereka hadir melayani masyarakat,” ujar Muhammad Nasir.

Ia menambahkan, tantangan bangsa ke depan semakin kompleks. Karena itu, PKS membutuhkan kader yang tidak hanya mampu berdakwah, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, mampu menjaga persatuan, serta siap menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Menurut Nasir, posisi Kabupaten Nunukan sebagai daerah perbatasan memberikan tanggung jawab yang lebih besar kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat bela negara.

“Menjaga perbatasan tidak hanya dilakukan dengan senjata. Menjaga pendidikan, membangun ekonomi masyarakat, melayani rakyat, memperkuat persaudaraan, serta merawat persatuan bangsa juga merupakan bentuk nyata bela negara,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa KEMBARA menjadi media efektif untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, solidaritas, kesederhanaan, dan kepedulian sosial. Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta diperlakukan sama tanpa memandang jabatan maupun profesi. Mereka hidup bersama, saling membantu, saling menguatkan, dan ditempa menghadapi berbagai tantangan sebagai satu keluarga besar PKS.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Nunukan, M. Rusdi, mengatakan KEMBARA merupakan agenda pembinaan kader yang bertujuan membentuk pribadi-pribadi yang memiliki semangat bela negara, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Kami ingin kader PKS menjadi pribadi yang kokoh dalam ukhuwah, disiplin dalam organisasi, serta siap hadir di tengah masyarakat sebagai pelayan umat dan bangsa,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris DPW PKS Kalimantan Utara Muhammad Khoiruddin, S.H.I., Ketua BP3 DPW PKS Kalimantan Utara Burhanuddin, S.H.I., M.M., jajaran pengurus DPD PKS Nunukan, serta anggota DPRD Kabupaten Nunukan Fraksi PKS, yakni Adama, Andi Yakub, Hasbi, dan Said Hasan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai materi kepemimpinan, wawasan kebangsaan, penguatan ideologi partai, latihan kedisiplinan, kerja sama tim, hingga kegiatan lapangan yang dirancang untuk memperkuat mental, fisik, dan solidaritas antarkader.

Melalui KEMBARA, PKS berharap lahir kader-kader yang tidak hanya kokoh dalam ideologi dan organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi, siap mengabdi kepada masyarakat, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI di kawasan perbatasan.