Pemkab Nunukan Bekerjasama Badan Pangan Nasional Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan Segar di Pasar Tradisional

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, NUNUKAN — Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan guna memastikan keamanan dan mutu pangan yang beredar di masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi serta monitoring secara berkala bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan BAPANAS melaksanakan kunjungan kerja pengawasan keamanan pangan segar di Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini didampingi Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan BAPANAS, perwakilan Polres Nunukan, perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nunukan, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan beserta jajaran.

There is no gallery selected or the gallery was deleted.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melakukan monitoring di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Nunukan untuk memastikan pangan segar yang diperdagangkan memenuhi standar keamanan dan layak dikonsumsi masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, Masniadi, S.Hut., M.AP, mengatakan bahwa kunjungan kerja Deputi BAPANAS bersama jajaran dan Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan (Satgas) bertujuan memastikan komoditas pangan, seperti beras, sayuran, dan daging, terbebas dari bahan berbahaya serta memiliki kesesuaian antara mutu dan label harga.

“Melalui pengawasan ini, kami ingin memastikan pangan segar yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi serta memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan,” ujar Masniadi, pada Rabu (8/7/2026).

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengoptimalkan pengawasan keamanan pangan segar melalui pengambilan dan pengujian sampel di berbagai titik lokasi.

“Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan pengawasan keamanan pangan segar dan pengujian sampel di sejumlah lokasi agar masyarakat memperoleh pangan yang terjamin kualitas, keamanan, dan mutunya,” tutupnya.(Adv)