Anggota DPRD Kaltara, H.Ladullah Gelar Reses di Nunukan Timur, Warga Keluhkan Berbagai Persoalan

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, KALTARA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Ladullah, menggelar reses penjaringan aspirasi masyarakat pada masa sidang II tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Sweetness Cafe, Kelurahan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan, pada Selasa (17/2/2026).

Dalam kesempatan itu, H. Ladullah mengatakan reses menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini sulit disampaikan langsung kepada pemerintah.

“Untuk pelaksanaan reses hari ini, kami mengundang masyarakat khususnya di Kelurahan Nunukan Timur. Tentunya ini hal yang sangat positif karena masyarakat bisa menyampaikan keluh kesahnya. Melalui reses ini, kami selalu berbaur bersama masyarakat Nunukan Timur,” ujarnya.

Sejumlah aspirasi mencuat dalam pertemuan tersebut, terutama dari kalangan pelajar. Salah satu yang disoroti adalah kesenjangan jaringan telekomunikasi yang dinilai belum merata dan masih menyulitkan aktivitas belajar.

Selain itu, siswa dari SMK Negeri 1 Nunukan juga menyampaikan keterbatasan fasilitas sekolah. Meski fasilitas tersedia, penggunaannya masih terbatas sehingga hanya dapat dimanfaatkan satu kelas dalam satu waktu.

“Misalnya saat ini digunakan oleh siswa kelas 1, maka siswa kelas 2 dan kelas 3 harus menunggu. Ini salah satu hal yang perlu kita benahi agar tidak terus terjadi,” jelasnya.

Persoalan lain yang juga disampaikan adalah keterbatasan bus sekolah. Saat ini, bus yang melayani siswa SMK Negeri 1 Nunukan hanya satu unit, sementara jumlah siswa mencapai sekitar 700 orang. Kondisi tersebut membuat sebagian siswa harus antre lama bahkan ada yang terpaksa berjalan kaki untuk pulang ke rumah yang berada cukup jauh dari sekolah.

Menurut H. Ladullah, masalah tersebut menjadi pekerjaan rumah yang akan segera ditindaklanjuti kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, khususnya melalui Dinas Pendidikan Kaltara.

Selain isu pendidikan, tokoh masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Warga mengungkapkan antrean panjang kendaraan yang bisa berlangsung hingga dua hari demi mendapatkan BBM.

“Ini juga menjadi PR dari hasil reses ini. Mudah-mudahan apa yang dikeluhkan masyarakat bisa kami sampaikan dan ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara,” katanya.

H. Ladullah menjelaskan bahwa agenda resesnya dilaksanakan di lima titik. Sebelumnya ia telah melakukan reses di wilayah Sebatik, kemudian di Sweetness Cafe Nunukan, dan akan kembali melanjutkan agenda reses pada beberapa lokasi lain, termasuk di Kantor DPD PKS Nunukan.

Menjelang bulan suci Ramadan, ia juga mengimbau masyarakat Kabupaten Nunukan untuk menjaga kebersamaan dan meningkatkan kualitas ibadah.

“Kami mendorong masyarakat agar menjalankan bulan puasa dengan hati yang lebih baik dan terbuka. Ramadan adalah bulan penuh ampunan dan berkah,” tuturnya.

Ia juga berharap pelayanan dasar seperti listrik dan air bersih dapat berjalan normal selama Ramadan. Selain itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama yang selama ini telah terjalin baik di Kabupaten Nunukan.(Adv)