Bipeka PKS Kaltara Gelar Sejuta Keluarga Bercerita, Perkuat Ketahanan Keluarga

oleh
oleh

NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – Bidang Pembinaan Keluarga (Bipeka) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Kalimantan Utara bekerja sama dengan Bipeka DPD PKS Kabupaten Nunukan menggelar kegiatan Sejuta Keluarga Bercerita di Sekretariat DPD PKS Nunukan, Sabtu (27/6/2026).

Ketua Bipeka DPW PKS Kalimantan Utara, Ir. Arpiah, S.T., M.I.Kom., menegaskan bahwa pembinaan keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki ketahanan menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

There is no gallery selected or the gallery was deleted.

Menurut Arpiah, kegiatan tersebut menjadi ruang yang aman bagi keluarga untuk saling berbagi pengalaman, mempererat hubungan antar anggota keluarga, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya komunikasi, kasih sayang, dan dukungan dalam membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan berkualitas.

“Kegiatan ini menjadi ruang bagi setiap keluarga untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat hubungan antar anggota keluarga, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya komunikasi, kasih sayang, dan dukungan dalam membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Arpiah juga memperkenalkan gerakan Sejuta Keluarga Bercerita, sebuah program yang menghadirkan ruang curhat dan konsultasi bagi keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Ia berharap gerakan tersebut dapat mendorong semakin banyak keluarga untuk terbuka, saling memahami, serta tumbuh bersama dalam lingkungan yang penuh cinta, kepedulian, dan kebahagiaan.

“Semoga melalui gerakan Sejuta Keluarga Bercerita, semakin banyak keluarga yang berani bercerita, saling memahami, dan tumbuh bersama dalam menciptakan lingkungan keluarga yang penuh cinta, kepedulian, dan kebahagiaan. Karena setiap cerita layak didengar, dan setiap keluarga berhak mendapatkan harapan serta solusi,” katanya.

Program Sejuta Keluarga Bercerita menyediakan berbagai layanan, mulai dari konsultasi keluarga, pendampingan permasalahan rumah tangga, pengasuhan anak dan remaja, komunikasi suami istri, konsultasi kesehatan mental, hingga konsultasi geriatri bagi lanjut usia.

Arpiah berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat ketahanan keluarga sebagai pilar utama pembangunan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak keluarga yang memiliki ketahanan, mampu menghadapi berbagai tantangan, serta menjadi lingkungan terbaik dalam mendidik anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” tutupnya.