NARASI POSITIF.com, NUNUKAN – DPRD Kabupaten Nunukan melalui Komisi I menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan untuk mengevaluasi realisasi program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026.
Rapat kerja berlangsung di Ruang Rapat Ambalat I Kantor DPRD Nunukan, Selasa (11/8/2026), dipimpin Wakil Ketua I DPRD Nunukan, Ir. Arpiah, S.T., M.I.Kom., didampingi Sekretaris Komisi I DPRD Nunukan, Muhammad Mansur, serta dihadiri sejumlah anggota DPRD, jajaran Dinas Pendidikan, dan pihak terkait lainnya.
Arpiah mengatakan, secara umum realisasi program pendidikan tahun 2026 telah berjalan cukup signifikan. Namun, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu mendapat perhatian, terutama pada sektor pembangunan fisik yang dinilai belum terlaksana secara maksimal.
Menurutnya, evaluasi program tidak semata-mata dilakukan dengan melihat tingkat serapan anggaran. Hal yang lebih penting adalah memastikan program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Hal yang perlu diperhatikan bukan hanya dari sisi serapan anggaran, tetapi yang lebih penting adalah capaian dan manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Arpiah.
Ia menegaskan, DPRD Nunukan akan terus mengawal pelaksanaan program pendidikan agar tepat sasaran, khususnya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan di wilayah pedalaman dan perbatasan.
Selain pemerataan pendidikan, DPRD juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik, pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, serta peningkatan kualitas peserta didik.
Arpiah meminta Dinas Pendidikan mengidentifikasi berbagai kendala yang menyebabkan sejumlah target belum dapat direalisasikan secara optimal. Langkah tersebut dinilai penting agar masih tersedia waktu untuk mendorong penyelesaian program sebelum berakhirnya Tahun Anggaran 2026.
“Jika ada target yang belum optimal, mari kita identifikasi kendalanya dan dorong solusi bersama sebelum tahun anggaran berakhir,” katanya.
Melalui rapat kerja tersebut, DPRD berharap pelaksanaan program pendidikan di Kabupaten Nunukan dapat semakin efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah pedalaman dan kawasan perbatasan.





